TANGERANG, Oktober 2026 — Pagi itu, suasana SMA Strada St. Thomas Aquino, Tangerang, terasa berbeda. Deretan tenda merah memenuhi satu sisi area sekolah. Terdapat meja-meja yang disulap menjadi gerai minuman dan makanan. Para siswa sibuk meracik produk, melayani pembeli, mempromosikan dagangan, dan memastikan setiap pesanan tersaji dengan baik.
Ada yang dengan percaya diri menjelaskan keunggulan produknya. Ada pula yang sibuk menghitung transaksi, mempersiapkan bahan baku, atau berdiskusi dengan rekan satu tim ketika antrean pembeli mulai bertambah.
Bagi mereka, Sabtu, 10 Oktober 2026, bukan sekadar hari berjualan di sekolah. Inilah saatnya menguji ide, kreativitas, dan strategi bisnis yang telah mereka pelajari melalui program Workshop Digital Preneur: Dari Ide Menuju Bisnis Nyata.
Market Day menjadi panggung pembelajaran yang sesungguhnya: tempat gagasan bertemu konsumen, kreativitas diuji oleh kebutuhan pasar, dan kerja sama tim diterjemahkan menjadi pengalaman bisnis nyata.
Sebelum memasuki pengalaman berjualan produk, para peserta mengikuti rangkaian workshop pada 17–18 September 2026. Sebanyak 50 siswa dari SMA Strada St. Thomas Aquino dan SMK Strada Daan Mogot dibagi menjadi 10 kelompok untuk mengembangkan gagasan bisnis secara kolaboratif.
Sehari menjadi pelaku usaha
Pada Market Day, kesepuluh kelompok menghadirkan beragam kreasi minuman berbasis kopi, serta makanan dengan nama-nama unik, seperti; JoliFizzFloat, Wafflelicious, Milky Coffee, Matcha Royale, Signature Chocolate, Ice Coffee, Caramel Toast, Crumble Butterscotch Sea Salt Latte, Cranberry Soda, Tiramisu, dan Dirty Matcha Latte. Kreasi minuman yang ditawarkan dibuat menggunakan produk-produk Diamond, antara lain Diamond Jus UHT (Cranberry dan Blueberry), Diamond UHT Full Cream, Diamond UHT Rich Milk, Es Krim Diamond (Boba Milk Tea, Vanilla, Chocolate, Strawberry), Jungle Juice Orange, dan Biokul To Go (Original, Mango, Strawberry).
Gerai-gerai peserta dikunjungi oleh siswa, guru, orang tua, dan pengisi acara. Seluruh kelompok melaporkan produk mereka habis terjual. Pada acara ini juga dipilih kelompok terbaik berdasarkan penilaian proposal bisnis, kreativitas booth, kekompakan tim, dan hasil penjualan produk. Gelar tersebut diraih oleh kelompok KOEPI DIAMOND CAFÉ.
Berbagi pengalaman industri
Bagi Diamond, kolaborasi dalam Workshop Digital Preneur menghadirkan kesempatan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman industri sekaligus mendukung pengembangan keterampilan generasi muda. Melalui keterlibatan dalam pembelajaran, pengenalan produk, dan praktik pembuatan minuman, siswa memperoleh kesempatan untuk melihat bagaimana sebuah produk dapat dikembangkan dan dipasarkan.
Ke depan, para peserta berharap kegiatan serupa dapat melibatkan masyarakat umum agar produk mereka menjangkau konsumen yang lebih luas, serta diselenggarakan di lebih banyak sekolah sehingga semakin banyak siswa memperoleh pengalaman serupa.
Dari ide menuju bisnis nyata—dan dari pengalaman hari ini menuju peluang yang lebih besar di masa depan.