19 Jun 2026 Press Release
Share

RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM TAHUNAN 2026 PT DIAMOND FOOD INDONESIA Tbk.

Jakarta, 19 Juni 2026 - PT Diamond Food Indonesia, Tbk. (“DMND” atau “Diamond”) melakukan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada tanggal 19 Juni 2025 (“Rapat”). Dalam Rapat, Direksi DMND menyampaikan kinerja operasional dan keuangan DMND untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025  serta membahas agenda rutin. Di antara agenda rutin tersebut, para Pemegang Saham menyetujui pembagian dividen tunai dan perubahan susunan Dewan Komisaris.

Sekilas Kinerja Operasional dan Keuangan Perseroan

Kinerja operasional DMND sepanjang tahun 2025 dipengaruhi oleh berbagai isu global, termasuk meningkatnya ketegangan geopolitik, proteksionisme perdagangan, dan perlambatan ekonomi global. International Monetary Fund (IMF) memperkirakan pertumbuhan ekonomi global sebesar 3,3% di tengah ketidakpastian perdagangan dan gangguan rantai pasok yang memicu volatilitas pasar keuangan. Kendati demikian, fundamental makroekonomi Indonesia tetap menunjukkan ketahanan yang baik, dengan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 5,11%—merupakan kinerja tahunan terkuat sejak tahun 2022—yang didukung oleh konsumsi domestik yang solid, investasi swasta yang berkelanjutan, dan langkah-langkah stimulus pemerintah yang terarah. Inflasi juga tetap terkendali dalam kisaran target Bank Indonesia.

Namun demikian, Perseroan mencermati adanya peningkatan sikap kehati-hatian konsumen, khususnya pada segmen pendapatan menengah, yang dipengaruhi oleh tekanan daya beli akibat pertumbuhan upah yang terbatas serta meningkatnya biaya hidup, sehingga mendorong rumah tangga untuk memprioritaskan kebutuhan esensial dan pilihan yang bernilai ekonomis.

Di tengah lingkungan pasar yang menantang tersebut, DMND berhasil mempertahankan momentum pertumbuhan sekaligus memperkuat posisi kompetitifnya di sektor FMCG Indonesia. Pada tahun 2025, Perseroan melakukan dua langkah strategis untuk mendorong pertumbuhan, yaitu memperkuat posisi Diamond di pasar yang kompetitif dan meningkatkan efisiensi operasional.

Prospek pertumbuhan Perseroan untuk tahun mendatang didasarkan pada analisis komprehensif atas berbagai data yang tersedia, termasuk riset internal, indikator-indikator ekonomi, tren yang berkembang, serta proyeksi industri. Prospek ekonomi global pada tahun 2026 diharapkan tetap relatif tangguh, dengan IMF memproyeksikan pertumbuhan global sekitar 3,3%, meskipun risiko penurunan masih ada seiring berlanjutnya ketegangan perdagangan dan konflik geopolitik. Prospek domestik tetap menjanjikan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diproyeksikan sekitar 5,1%, sementara Anggaran Pendapatan dan Belanjan Negara (APBN) menargetkan pertumbuhan yang lebih tinggi sebesar 5,4%, yang terutama didorong oleh konsumsi domestik dan investasi. “Merespons kondisi tersebut, Perseroan terus mendorong inovasi dan transformasi digital agar dapat beradaptasi secara lebih efektif terhadap kebutuhan konsumen dan dinamika pasar,” ujar Philip Min Lih Chen, Presiden Direktur DMND.

Untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025, Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp11,1 triliun, meningkat 13,1% atau Rp1,3 triliun dibandingkan Rp9,81 triliun pada tahun 2024. yang didorong oleh peningkatan penjualan produk-produk bermerek. Laba Perseroan tercatat sebesar Rp431,18 miliar, meningkat 18,47% atau Rp67,23 miliar dibandingkan Rp363,94 miliar pada tahun 2024.

Total aset Perseroan mencapai Rp8,31 triliun, meningkat 11,5% atau Rp859,79 miliar dibandingkan Rp7,45 triliun per 31 Desember 2024. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh kenaikan aset tidak lancar yang berasal dari akuisisi aset tetap. Total liabilitas Perseroan tercatat sebesar Rp1,73 triliun, meningkat 38,9% atau Rp486,7 miliar dibandingkan Rp1,25 triliun per 31 Desember 2024, sejalan dengan meningkatnya aktivitas operasional dan kebutuhan modal kerja Perseroan. Sementara itu, total ekuitas Perseroan per 31 Desember 2025 mencapai Rp6,58 triliun, meningkat 6% atau Rp373,1 miliar dibandingkan Rp6,2 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pembagian Deviden

Dalam Rapat tersebut, para pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai dengan total nilai Rp71.012.692.500, atau setara dengan Rp7,5 per saham. Sisa laba Perseroan dialokasikan sebagai cadangan dan laba ditahan guna mendukung kegiatan usaha serta pengembangan Perseroan di masa mendatang.

Perubahan Susunan Dewan Komisaris

Dalam RUPS Tahunan 2026, Perseroan mengumumkan perubahan susunan Dewan Komisaris. RUPS telah menerima dan menyetujui pengunduran diri Bapak Dr. Ibrahim Hasan sebagai Wakil Komisaris Utama, yang efektif sejak ditutupnya RUPS Tahunan 2026 dan Perseroan menyampaikan apresiasi serta terima kasih atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan selama masa pengabdiannya.

Rapat juga menyetujui pengangkatan kembali Bapak Nakrin Narula dan Ibu Wu Qianfei sebagai Komisaris Independen.

Setelah pelaksanaan Rapat, susunan Dewan Komisaris Perseroan adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris

Komisaris Utama                           : Chen Tsen Nan

Komisaris Independen                  : Lim Beng Lin

Komisaris Independen                  : C. Tedjo Endriyarto

Komisaris Independen                  : Wu Qianfei

Komisaris Independen                  : Nakrin Narula

Komisaris Independen                  : Istini Tatiek Siddharta

KEMBALI KE BERITA